Selasa, 28 April 2015

EVALUASI PEMBELAJARAN TENTANG KONSEP DASAR EVALUASI

RESUME
EVALUASI PEMBELAJARAN
TENTANG KONSEP DASAR EVALUASI


Disusun Oleh:
NAMA       :   LAILATUL AFRIANA
KELAS       :   IVG 
NIM            :    151.139.261


JURUSAN PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) MATARAM
MATARAM
2015
KONSEP DASAR EVALUASI
1.      Pengertian Evaluasi
Evaluasi adalah suatu kegiatan untuk menentukan nilai dari sistem pendidikan sehingga dapat diketahui mutu atau hasilnya.

2.      Tujuan Evaluasi
a.       Tujuan umum
a)      Untuk menghimpun bahan-bahan keterangan yang akan dijadikan sebagai bukti mengenai taraf perkembangan atau taraf kemajuan yang di alami oleh peserta didik, setelah mereka mengikuti proses pembelajaran dalam jangka wakru tertentu.
b)      Untuk mengetahui tingkat efektivitas dari metode-metode pengajaran yang telah dipergunakan dalam proses pembelajaran selama jangkawaktu tertentu.
b.      Tujuan khusus
a)      Untuk merangsang kegiatan peserta didik dalam menempuh program pendidikan. Tanpa adanya evaluasi maka tidak mungkin timbul kegairahan atau rangsangan pada diri peserta didik untuk memperbaiki dan meningkatkan prestasinya masing-masing.
b)      Untuk mencari dan menemukan faktor-faktor penyebab keberhasilan dan ketidakberhasilan peserta didik dalam mengikuti program pendidikan, sehingga dapat dicari dan ditemukan jalan keluar atau cara-cara perbaikannya.
                           
3.      Manfaat evaluasi
a.       Untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik agar mengetahui kekuatan dan kelemahannya dalam proses pencapaian kompetensi.
b.      Untuk memantau kemajuan dan mendiagnosis kesulitan belajar yang dialami peserta didik sehingga dapat dilakukanpengayaan dan remedial.
c.       Untuk umpan balik bagi guru dalam memperbaiki metode, pendekatan, kegiatan, dan sumber belajar  yag digunakan.
d.      Untuk masukkan bagi guru guna merancang kegiatan belajar.
e.       Untuk memberikan informasi kepada orang tua dan omite sekolah tentang efektivitas pendidikan.
f.       Untuk memberi umpan balik bagi pengambilan kebijakan (diknas daerah) dalam mempertimbangkan konsep penilaian kelas yang baik digunakan.

4.      Prinsip Evaluasi
a.       Kontinuitas
Kegiatan evaluasi tidak boleh di lakukan oleh insidental, tetapi harus di lakukan secara kontinue karena pembelajaran itu sendiri merupakan suatu kegiatan yang kontinue. Oleh seabab itu hasil evaluasi yang di peroleh pada sewaktu-waktu harus senantiasa dihubungkan dengan hasil evaluasi pada waktu sebelumnya, sehingga di peroleh gambaran yang jelas dan berarti tentang keadaan dan perkembangan peseta didik.
b.      Konferhensif
Maksudnya bahwa dalam melakukan evaluasi terhadap suatu objek guru harus mengambil seluruh objek itu sebagai bahan evaluasi.
c.       Adil dan objektif
Dalam melaksanakan evaluasi guru harus berlaku adil tanpa pilih kasih terhadap peserta didik. Sedangkan guru hendaknya juga bertindak secara objektif apa adanya sesuai dengan keadaan peserta didik.
d.      Kooperatif
Artinya bahwa dalam kegiatan evaluasi guru hendaknya bekerjasama dalam semua pihak, seperti  guru dengan guru, guru dengan kepala sekolah, guru dengan orang tua peserta didik, dan termasuk guru dengan peserta didik itu sendiri agar semua pihak merasa dihargai dan merasa puas dengan hasil evaluasi peserta didik.
e.       Peraktis
Yaitu mudah digunakan baik oleh guru itu sendiri yang menyusun instrumen evaluasi maupun pihak lain yang akan menggunakan instrumen evaluasi tersebut.

5.      Jenis – jenis penilaian
a.       Penilaian formatif: penilaian yang dilakukan pada setiap akhir tahun pembelajaran.
b.      Penilaian sumatif: penilaian yang dilakukan tiap caturwulan.
c.       Penilaian penempatan : untuk menempatkan siswa dalam situasi belajar mengajar yang tepat.
d.      Penilaian diagnostik : membantu memecahkan kesulitan belajar siswa.







0 komentar:

Posting Komentar